in ,

Cara Mudah Budidaya Tanaman Kencur Simpel

Cara Budidaya Kencur

Budidaya Kencur adalah terna aromatik yang tergolong ke dalam keluarga temutemuan. Pembeda utama kencur dengan tanamana temu-temuan lainnya merupakan daun yang menutup tanah.

Persyaratan Tumbuh

Agar pertumbuhan kencur dapat optimal diperlukan lahan dengan agroklimat yang sesuai. Agroklimat yang baik untuk budidaya kencur merupakan iklim tipe A, B dan C, ketinggian tempat m dpl. Temperatur rata-rata tahunan O C, jumlah bulan basah bulan per tahun dan bulan kering bulan, curah hujan per tahun – mm, intensitas cahaya matahari penuh (100%) atau ternaungi sampai persen hingga tanaman berumur 6 bulan, drainase tanah baik, tekstur tanah lempung sampai lempung liat berpasir, kemiringan lahan.

Bahan Tanaman

Tanaman ini sudah berkembang di Pulau Jawa dan di luar Jawa seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Kalimantan Selatan. Sampai saat ini karakteristik utama yang dapat dijadikan sebagai pembeda kencur adalah daun dan rimpang. Dilihat dari ukuran daun dan rimpangnya, dikenal dua tipe kencur, antara lain kencur berdaun lebar dengan ukuran rimpang besar dan kencur berdaun sempit dengan ukuran rimpang lebih kecil.

Pada umumnya kencur berdaun lebar dengan bentuk bulat atau membulat, memiliki rimpang dengan ukuran besar pula, namun kandungan minyak atsirinya lebih rendah daripada kencur yang berdaun kecil berbentuk jorong dengan ukuran rimpang lebih kecil.

Salah satu varietas unggul kencur dengan ukuran rimpang besar adalah varietas unggul asal Bogor yang mempunyai ciri sangat spesifik dan berbeda dengan klon dari daerah lain yaitu warna kulit rimpang cokelat terang dan daging rimpang berwarna kuning, berdaun membulat, ujung daun meruncing dengan warna daun hijau gelap

Selain itu, meskipun ukuran rimpangnya tidak sebesar varietas Galesia-1, calon varietas unggul Galesia-2 dan Galesia-3 dengan ciri utama warna kulit rimpang coklat gelap dan daging rimpang berwarna putih bergaris ungu, bentuk daun bulat dengan ujung daun runcing dan warna daun hijau terang, potensi produksinya mencapai ton per ha dengan kandungan minyak atsiri 4 – 7,6%. Oleh

Karena itu, untuk menjamin stabilitas dan kepastian hasil dalam budidaya kencur, diperlukan bahan tanaman bermutu yang berasal dari varietas unggul yang jelas asal usulnya, bebas hama dan penyakit, serta tidak tercampur dengan varietas lain

Pembenihan

budidaya kencur – Seleksi benih perlu dilakukan dari pertanaman yang sehat, bebas dari serangan penyakit, terutama layu bakteri (Ralstonia solanacearum). Setelah rimpang dipanen, seleksi dilanjutkan untuk membuang benih yang kurang bernas, terserang hama dan penyakit .

Rimpang kencur secara umum dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu rimpang utama yang berukuran besar dan rimpang cabang yang ukurannya lebih kecil. Kedua bagian rimpang tersebut dapat digunakan sebagai bahan benih, yang penting rimpang tersebut cukup tua, berasal dari pertanaman berumur 10 bulan dengan ciri utama ketika dibelah dengan tangan berbunyi, kulit mengkilat dan tekstur daging rimpangnya agak keras

Rimpang yang terpilih untuk dijadikan benih, sebaiknya mempunyai bakal mata tunas yang baik dengan bobot sekitar gram. Sebelum ditanam rimpang benih ditunaskan terlebih dahulu dengan cara menyemai rimpang di tempat yang teduh ditutup dengan jerami dan disiram setiap hari.

Halaman: 1 2 3

Cara Budidaya Tanaman Adas

Cara Budidaya Tanaman Adas dengan Mudah

Ide Bisnis Usaha

Ide Bisnis yang Cocok Di Tengah Pandemi Covid