in

Ada Lagi Nih, Kartu Tani akan Diwajibkan pada 2021, Ini Info Lengkapnya

Kartu Tani akan Diwajibkan pada 2021

Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Sarwo Edhy mengatakan, implementasi kartu tani akan diwajibkan pada 2021.

“Dalam proses menuju hal tersebut, saat ini kami berharap pihak Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bisa melengkapi dahulu semua kebutuhan,” kata Sarwo.

Adapun kebutuhan tersebut, seperti mesin Electronic Data Capture (EDC), termasuk distribusi kartu tani juga harus selesai di akhir 2020.

Baca juga : Dan Terjadi Lagi, BLT Bocor ke Pekerja Bergaji di Atas Rp5 Juta, Menaker: Kita Selidiki

Menurut Sarwo, kartu tani dapat berlaku secara efisien untuk semua provinsi mulai tahun depan.

Selain itu, Sarwo berharap pendistribusian kartu tani dilengkapi dengan sosialisasi agar petani benar-benar siap mengimplementasikannya.

“Saat distribusi, harus ada sosialisasi penggunaan kartu tani, juga manfaat yang didapatkan petani.” katanya, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Jumat (23/10/2020).

Untuk itu, Sarwo meminta informasi yang didapat petani harus jelas, sehingga tidak ada masalah dikemudian hari.

Kartu tani diterapkan saat infrastruktur sudah siap
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, kartu tani akan diterapkan saat infrastruktur sudah benar-benar siap.

“Kartu tani akan menjadi gaya baru buat petani. Dengan kartu ini, petani bisa mendapatkan pupuk bersubsidi,” ujar SYL.

Halaman: 1 2 3

BLT Bocor ke Pekerja Bergaji di Atas Rp5 Juta

Dan Terjadi Lagi, BLT Bocor ke Pekerja Bergaji di Atas Rp5 Juta, Menaker: Kita Selidiki

BLT Subsidi Gaji Berkurang

Wow! Penerima BLT Subsidi Gaji Berkurang, Pekerja Ini Tak Dapat Rp1,2 Juta