in

Pandangan Media Asing Soroti Kesulitan Siswa dan Guru di Indonesia dalam Belajar Online

Belajar Online

Sejak Maret 2020, Pemerintah Indonesia meminta semua sekolah memberlakukan sistem belajar dari rumah secara daring (online).

Kebijakan itu merupakan salah satu upaya untuk menekan laju penyebaran Covid-19 yang hingga hari ini di Indonesia tetap menyentuh angka ribuan kasus baru tiap harinya.

Namun, belajar daring menyimpan banyak ganjalan, terutama soal keterjangkauan sinyal seluler. Hal ini pun menjadi sorotan beberapa media asing. Salah satunya adalah New York Times yang menyoroti tiga siswi di Desa Kenalan, Yogyakarta.

Mereka harus mengendarai motor untuk mencari lokasi yang terjangkau oleh sinyal seluler. Tempat itu bukan kafe, balai, atau gedung lainnya, melainkan pinggiran jalan yang dilalui pesepeda motor yang hilir mudik.

“Ketika sekolah meminta kami untuk belajar di rumah, kami kebingungan karena tidak ada sinyal di rumah,” aku Siti Salma Putri Salsabila (13).

Upaya lebih ekstrem juga dilakuksan siswa lain si Sumatera Utara. Beberapa siswa rela memanjat pohon yang jauh dari desa mereka di pegunungan demi mendapat sinyal. Tidak cuma siswa, guru-guru pun mengupayakan berbagai cara untuk menyampaikan ilmu.

Beberapa guru di wilayah terpencil rela berjalan kiloan meter untuk mendatangi murid mereka agar bisa memberikan materi secara tatap muka.

Masalah tidak cuma berkutat soal sinyal, tetapi juga ketersediaan perangkat. Tidak sedikit keluarga yang hanya memiliki satu smartphone (ponsel pintar), kemudian digunakan putra-putrinya secara bergantian.

Mereka pun harus menunggu orangtua mereka pulang dari kerja, berladang atau berjualan, dan baru bisa melihat tugas-tugas sekolah yang harus mereka kerjakan.

Selain New York Times, media online Arab News juga menyoroti soal masalah belajar daring di Indonesia. Dewi Listiani (14), seorang siswi kelas IX SMP, harus memajang ponselnya di dinding dapur rumahnya karena hanya titik itu yang terjangkau sinyal yang kuat.

Halaman: 1 2 3

Sekda DKI Jakarta Saefullah Meninggal Dunia, Gara-gara Terinfeksi Covid-19

Sekda DKI Jakarta Saefullah Meninggal Dunia, Gara-gara Terinfeksi Covid-19?!

kode redeem free fire

Gratis! Kode Redeem Free Fire Terbaru 17 September 2020