in

Program Rp10 Juta Per KK Dipastikan Tepat Sasaran, Begini Hitung-hitungan Anir-Lutfi

Calon bupati Pangkep nomor urut 4, Andi Nirawati menguraikan cara merealisasikan program kesejahteraan ekonomi rumah tangga Rp10 juta per kepala keluarga (KK), bila diamanahkan memimpin selama lima tahun ke depan. Bagaimana caranya?

Bersama Lutfi Hanafi, langkah awal yang dilakukan Anir adalah mengubah arah kebijakan keuangan daerah, dari orientasi proyek menuju ke orientasi kesejahteraan rumah tangga.

“APBD Pangkep sebesar Rp1,4 Triliun. 60 persennya dipakai untuk belanja rutin, seperti gaji pegawai dan pelayanan pemerintahan.

Sisanya 40 persen inilah yang akan dialokasikan untuk program-program insentif Anir-Lutfi,” ucap Anir, mengawali penjelasan, Selasa (3/11/2020).

Perempuan kelahiran Labakkang ini menguraikan, bila sebelumnya 40 persen APBD Pangkep digunakan untuk proyek, maka Anir-Lutfi mengubah kebijakan tersebut ke program kesejahteraan rumah tangga.

Juga untuk insentif dan pembangunan infrastruktur ikon Kabupaten Pangkep.

“Dari angka 40 persen itu, 20 persennya kita alokasikan ke penerima bantuan modal usaha Rp10 juta per KK.

Lalu 10 persennya untuk bantuan modal pedagang, insentif guru honorer, tenaga medis, imam masjid, kepala RT, RW dan dusun, dan umrah gratis bagi 50 orang tiap tahunnya,” tambah mantan legislator DPRD Sulsel ini.

Sementara 10 persennya lagi, lanjut mantan anggota DPRD Sulsel ini, digunakan untuk pembangunan fisik seperti wajah baru gerbang Pangkep, Jembatan Jala Pangkep, Objek Wisata Matampa dan pembangunan infrastruktur lainnya.

Kembali ke program Rp10 juta per KK, diketahui jumlah penduduk Pangkep saat ini mencapai 338 ribu jiwa. Dari jumlah itu, hanya sekitar 40 ribu jiwa yang terdaftar sebagai penerima program keluarga harapan (PKH).

Halaman: 1 2 3

BLT Tahap 2 Cair

Akhirnya, BLT Tahap 2 Cair Minggu Ini, Begini Cara Ceknya

Bantuan UMKM

Alhamdulillah! Bantuan untuk Pelaku UMKM Bakal Berlanjut hingga 2021, Disini Link Daftarnya